Search This Blog

Monday, July 27, 2009

Pengobatan Alami

Setiap manusia pasti pernah mengalami sakit, tapi terkadang kita lupa bahwa penyakit yang tergolong ringan langsung kita obati dengan obat-obatan kimia. padahal obat-obatan kimia tersebut dapat memberikan efek samping bagi tubuh kita. Kita bisa kembali ke alam untuk menemukan solusi yang tepat. Mulai
dari bau mulut, cegukan, hingga luka bakar.

Meredakan sakit tenggorokan
Sakit tenggorokan kerap membuat kita sulit bicara dan menelan makanan.
Sembuhkan dengan bawang putih. Caranya, berkumurlah dengan segelas air
hangat yang sudah dicampur dengan 6 siung bawang putih yang sudah
dihancurkan. Lakukan selama 3 hari.

Dr.Ronald Hoffman, MD, direktur medik Hoffman Center, New York,
menyatakan bahwa bawang putih, terutama yang segar, sangat ampuh
membunuh bakteri. Menurut penulis Alternative Cures That Really Work
ini, hal ini dikarenakan bawang putih mengandung semacam antibiotik.

Menyembuhkan cegukan
Cegukan tidak hanya diakibatkan karena kita tersedak makanan, tetapi
juga bisa oleh stres. Ketika stres, hormon kortisol masuk ke dalam
darah, menyebabkan diafragma menjadi tegang dan otot di sekitar pita
suara berkontraksi. Akibatnya, kita jadi cegukan.

Cara termudah untuk meredakannya adalah dengan menelan 1-2 sendok teh
gula pasir. Butiran gula pasir mampu merelakskan saraf yang tegang.
Sebagai pengganti gula juga bisa menggunakan garam. Tetapi, gula
merupakan pilihan yang baik karena rasanya manis.

Mengatasi luka bakar
Untuk mendinginkan luka akibat minyak panas, oleskan gel yagn didapat
dari dalam bagian dalam daun lidah buaya ke bagian kulit yang luka.
Menurut dr.Mochtar Wijayakusuma, lidah buaya mengandung polisakandra
dan alpaktin B yang berkhasiat menyembuhkan luka bakar ringan dan
mencegah infeksi.

Menghilangkan bau mulut
Berkumurlah dengan secangkir kecil perasan lemon. Setelah itu,
makanlah yogurt tawar yang mengandung bakteri lactobacillus. Selain
menghilangkan bau mulut, bakteri jenis ini juga memiliki manfaat
tambahan, yaitu dapat memelihara kesehatan saluran pencernaan dan
mencegah sembelit. Kombinasi lemon dan yogurt sangat efektif untuk
menetralisir bau mulut dalam waktu yang relatif cepat. Bahkan,
manfaatnya dapat bertahan hingga 12-24 jam setelah pemakaian.

Melemaskan otot kaku

Sirkulasi darah dan cairan getah bening yang tidak lancar dapat
menyebabkan otot terasa sakit dan kaku. Jika ini terjadi, mandilah
dengan air panas selama 20 menit dan air dingin 10 menit secara
bergantian, saran Laurie Steelsmith, penulis Choices for Women's
Health.

Siraman air panas di tubuh kita mampu melebarkan pembuluh darah.
Sedangkan air dingin berfungsi untuk menciutkan pembuluh darah.
Selesai mandi, kita akan merasakan aliran darah lancar kembali.

Menyembuhkan insomnia
Insomnia atau sulit tidur dapat menyebabkan kesehatan kita terganggu.
Untuk menyembuhkannya, makanlah segenggam buah ceri sebelum tidur.
Ceri mengandung melatonin, yaitu hormon yang menyebabkan kita
mengantuk. Setelah menyantap ceri, mandilah menggunakan air panas
untuk melemaskan otot-otot tubuh. Kemudian, nyalakan aromaterapi
lavender. Harum bunga lavender akan membuat tidur kita semakin
nyenyak.

Semoga bermanfa'at ya...
Sumber : Prevention Indonesia
Read more...

PERTOLONGAN PERTAMA BAYI JATUH

Semoga artikel dibawah ini bermanfa'at bagi sahabat blogger semua yang mempunyai bayi. Berawal dari tetangga yang mempunyai bayi putera pertama jadi belum mempunyai pengalaman. Sibayi pernah jatuh sebagai orang tua pasti sangat sangat khawatir, nah kebetulan saya pernah baca diemail kiriman artikel dari teman, sekalian saya posting semoga ada manfa'atnya ya :). Yang perlu diperhatikan pertamakalinya saat bayi terjatu yaitu jangan langsung menggendongnya. Pastikan dulu bagaimana
kondisinya!

Usia bayi adalah masa rawan terjadi kecelakaan. Saat ia belajar
berguling umpamanya dan orangtua lengah, ia bisa saja terjatuh dari
tempat tidur. Untuk itulah manajemen penanganan kasus bayi terjatuh amat
diperlukan. Yang pasti, saat si kecil terjatuh, jangan hanya
mengkhawatirkan bagian kepala saja, karena semua anggota tubuhnya
memiliki risiko yang sama untuk mengalami benturan yang dapat
membahayakannya. Berikut penjelasan dr. Anna Tjandra, Sp.A dari RSAB
Harapan Kita, Jakarta mengenai manajemen kecelakaan pada anak yang
sederhana, yaitu:
* Menyaksikan langsung anak terjatuh.

- Perhatikan bagian mana dari tubuh anak yang mengalami benturan.

- Ingat proses jatuhnya, apakah langsung menghujam ke lantai atau
terbentur sesuatu terlebih dahulu baru ke lantai.

- Pastikan dari ketinggian berapa meter anak terjatuh dan media apa yang
menjadi tempat pendaratannya.

- Lihat dan perhatikan baik-baik kondisi si kecil. Apakah setelah jatuh
langsung menangis dan menggerak-gerakkan semua anggota badannya? Jika
ya, kita bisa langsung menggendong untuk menenangkannya. Setelah ia
tenang, baru lakukan observasi.

- Adapun observasi yang perlu dilakukan adalah:

+ Cari dan ingat bagian-bagian mana saja yang lebam/benjol/ memar di
seluruh anggota badan bayi. Jika menemukan benjolan di kepala atau memar
di badan, boleh diobati dengan obat antitrauma oles. Jika pada bagian
kepala tidak ditemukan lebam atau benjol, tapi bayi menangis saat
dipegang, larikan segera ia ke rumah sakit terdekat.

+ Coba gerakkan kedua tangan bayi, ke samping, ke atas, ke bawah, ke
depan, lalu rentangkan dan angkat-angkatlah. Jika ada keluhan pastikan
di tangan yang mana dan saat dalam posisi seperti apa. Ini sebagai bahan
untuk dilaporkan ke dokter.

+ Lakukan hal yang sama pada kaki.

+ Tengokkan kepala bayi ke kanan dan ke kiri. Coba dekatkan dagu bayi ke
dada secara perlahan. Jika ada keluhan catat sebagai laporan pada
dokter.

+ Miringkan badan si kecil ke kiri dan ke kanan. Jika ada keluhan catat
dan laporkan ke dokter.

- Observasi perlu dilakukan selama 2x24 jam. Jika dalam kurun waktu itu
ada keluhan, apalagi sampai muntah dengan menyembur, segera larikan ke
rumah sakit terdekat.

- Sebaliknya bila setelah jatuh dalam keadaan sadar tapi pasif (apalagi
tidak menggerak-gerakkan anggota badannya) jangan mengangkatnya. Hubungi
UGD rumah sakit terdekat atau 118 untuk minta pertolongan paramedis.
Salah mengangkat dalam kondisi seperti ini dapat berisiko fatal.

* Jika menemukan si kecil sudah di lantai.

- Perhatikan keadaan bayi; sadar atau tidak, menangis atau tidak, dapat
menggerak-gerakkan anggota badan atau tidak. Jika ia tidak sadar atau
sadar tapi pasif, ingat jangan menggendongnya, tapi segera minta bantuan
paramedis terdekat, UGD atau 118.

- Perhatikan dalam posisi seperti apa si kecil saat ditemukan.

+ Jika dalam keadaan tengkurap kemungkinan besarnya aman. Tapi kita
mesti melakukan pemeriksaan seputar bahu, kedua tangan, dada dan kaki.
Caranya gerakkan tangan ke atas, depan, samping. Jika ada keluhan sakit
segera bawa ke dokter.

+ Jika dalam keadaan telentang. Periksa dan perhatikan daerah kepala
bagian belakang, leher, punggung, dan panggul, mulai dari tanda lebam
atau merah, hingga keluhan sakit saat disentuh dan digerakkan seperti
yang telah disebutkan di atas. Pastikan bayi tidak muntah atau mengalami
penurunan kesadaran dalam 2x24 jam. Jika ada keluhan segera larikan ke
dokter.

+ Jika bayi ditemukan dalam posisi miring, kanan atau kiri. Perhatikan
dan periksa kepala, tangan yang menjadi tumpuan badan, juga kaki.
Lakukan pemeriksaan seperti yang disebutkan di atas. Jika ada keluhan
segera larikan ke dokter.

+ Jika ditemukan dalam posisi duduk. Periksa dan pastikan bayi masih
sadar, biasanya menangis, dan mampu menggerakkan anggota badan. Periksa
bagian panggulnya, ada tidak tanda memar, merah, atau sakit saat
dipegang atau digerakkan. Jika ya segera larikan ke dokter.

* Pemeriksaan lain yang perlu dilakukan

- Dalam posisi apa pun jatuhnya si kecil, jangan lupa melakukan
pemeriksaan mata. Baiknya menggunakan senter:

+ Masih bereaksikah saat kita senter matanya, mengedip, menutup matanya
atau kaget. Jika tidak bawa segera anak ke rumah sakit.

+ Gerakan senter ke kanan dan ke kiri, masih mampukah bayi mengikuti
gerakan sinar. Jika tidak ia harus segera dilarikan ke rumah sakit.

+ Perhatikan pupil matanya, apakah pupil mata yang kiri dan kanan sama
besar/kecilnya saat kita senter satu per satu. Jika sama kita bisa
bernapas lega. Bila tidak, bayi perlu menjalani pemeriksaan lebih
lanjut, seperti CT Scan.

- Ukur dan pastikan si kecil jatuh dari ketinggian berapa. Sebab semakin
tinggi pastinya gaya gravitasi bumi akan lebih kuat menarik si anak.
Tentu efek yang ditimbulkan pun semakin besar.

EFEK POSISI JATUH

Di bawah ini kemungkinan- kemungkinan yang bisa terjadi pada bayi saat
terjatuh. Dengan pengetahuan ini diharapkan orangtua bisa lebih memahami
kondisi bayi bila terjatuh dan mampu melakukan pertolongan pertama yang
benar:

* Jika kepala terlebih dahulu yang membentur lantai

Di sebelah mana pun benturan itu terjadi selama masih di kepala, kita
perlu mewaspadainya. Tulang tengkorak bayi masih rapuh dan ia belum
memiliki refleks untuk menahan dengan baik. Kemungkinan yang bisa
terjadi, bayi mengalami fraktur atau retak/patah tulang tengkorak
kepala, atau perdarahan di luar tengkorak atau di dalam tengkorak.

Perdarahan di luar dapat ditandai dengan adanya benjol/memar. Selama
tidak ada fraktur, kondisi ini bisa dikatakan tidak parah. Rabalah
ubun-ubunnya apakah menjendol atau tidak. Ubun-ubun yang menjendol
menjadi tanda adanya peningkatan tekanan dalam otak yang dapat terjadi
karena edema otak atau perdarahan.

Harap diketahui, bila tidak ditemukan benjolan/memar, tapi bayi menangis
(atau justru tidak menangis dan langsung tertidur), tidak sadarkan diri,
mengalami kejang/muntah- muntah (yang menyembur bukan gumoh), ada
kecurigaan bayi mengalami perdarahan di dalam tengkorak kepalanya.
Segera larikan ke rumah sakit terdekat.

* Jika dada terlebih dahulu yang membentur permukaan

Kalau tempat mendaratnya datar, kemungkinan risiko bayi untuk cedera
lebih sedikit. Sebaliknya, tempat mendarat yang tidak mulus atau ada
tonjolan yang tepat mengarah ke dadanya dapat mengakibatkan
fraktur/parah tulang iga atau rusuk yang patahannya dapat mengenai organ
paru-paru atau jantungnya. Untuk itu perhatikan apakah si kecil dapat
bernapas secara normal atau tidak.

Umumnya jika bagian dada terlebih dahulu yang "mendarat", secara alami
tangan akan membuat perlindungan terlebih dahulu. Karena itu periksa
juga kondisi tangan dan bahu bayi. Apakah ada pergelangan tangannya
mengalami patah atau adakah sendi yang keluar (dislokasi)
dari tempatnya. Periksa juga bagian kepala, khususnya dahi. Biasanya
saat mendarat, sekalipun dada terlebih dahulu, kepala langsung menyusul
membentur lantai.

* Jika panggul terlebih dahulu yang mendarat

Kemungkinan besar bayi akan mengalami dislokasi atau fraktur tulang
panggul. Karena panggul berhubungan langsung dengan tulang belakang,
dikhawatirkan ada saraf-saraf yang terjepit. Jika yang terjepit saraf
kaki biasanya si kecil tidak bisa menggerakkan kakinya alias lumpuh.

* Jika yang mendarat kaki terlebih dahulu

Kejadiannya pada tiap bayi bisa berbeda. Jika ia sudah bisa berdiri
pasti akan menahan tubuhnya dengan kaki lalu jatuh bersimpuh. Risiko
kasus ini adalah dislokasi atau keseleo. Pada bayi di bawah 6 bulan
meski belum mampu menahan tubuhnya, secara alami badan bayi akan
terjatuh ke depan dan sebelum mendarat tangannya akan menjadi bumper.

* Jika yang mendarat bokong duluan

Berbahaya karena kaitannya langsung dengan tulang belakang dan dapat
mengakibatkan patah pada tulang punggung bayi. Risiko lain, bila ada
saraf yang terjepit bisa mengakibatkan kelumpuhan. Bayi yang ditemukan
terjatuh pada posisi seperti ini jangan digendong. Biarkan paramedis
yang melakukan pertolongan. Tapi jika si kecil sadar dan bisa aktif kita
bisa langsung menggendongnya.

* Jika yang mendarat terlebih dahulu punggung

Menjadi bahaya jika saat mendarat posisi leher ikut terlipat/tertekuk
karena bisa mengakibatkan keseleo dan fraktur tulang leher. Bila bayi
dalam keadaan tidak sadar jangan mencoba mengangkatnya. Langkah yang
bisa kita lakukan adalah minta bantuan paramedis di UGD di rumah sakit
atau 118.
Read more...

Saturday, July 25, 2009

Agar Ramadhan lebih bermakna

''Bulan Ramadhan(adalah) bulan yang didalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk(hudan) bagi manusia dan penjelasan(bayan) tentang petunjuk itu dan furqan(pembeda haq dan bathil)'' (QS. Al-Baqarah: 185)

Ramadhan sebentar lagi menghampiri kurang lebih sekitar 27 hari lagi, begitu agungnya bulan suci ini maka jangan sampai terlewatkan dan tersia-siakan begitu saja, jangan sampai hadir tanpa makna dan pergi tanpa kesan sehingga penyesalanlah pada akhirnya.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan agar Ramadhan esok lebih bermakna antara lain:

Suasana
Persiapan-persiapan yang harus dilakukan agar Ramadhan kali ini lebih berkesan antara lain fisik kita, suasana ruhani, kegiatan, management waktu optimal, hal ini diharapkan ibadah kita didalamnya bisa lebih fokus.

Peralatan dan Tempat Ibadah
Untuk lebih mendukung kekhusyu'an kita harus mempersiapkan segala peralatan yang kita gunakan dan tempat ibadah kita dengan sebaik-baiknya agar ibadah kita terasa lebih nyaman.

Kesiapan Pemahaman
Hal ini cukup penting menyangkut pemahaman kita terkait dengan ibadah bulan Ramadhan antara lain; adab dan etika, syarat rukun ibadah, doa-doa dan berbagai hafalan-hafalan serta pemahaman lain yang akan mendukung sukses ibadah bulan Ramadhan.

Program dan Acara
Setiap pribadi hendaknya menscedhule kan kegiatan pada bulan Ramadhan ini karena sudah pastinya kegiatanya akan lebih padat dan butuh jadwal agar tidak terbengkalai salah satu ibadah kita bisa jadi disusun per satu minggu atau atau sepuluh hari hal ini juga berpengaruh pada optimalnya waktu.

Target
Setiap individu juga harus mempunyai target ibadah agar ibadah itu tepat waktu antara lain khatam Al-Quran dalam bulan Ramadhan dll.

Beradaptasi
Ramadhan berbeda dengan bulan lainya baik dari nuansa maupun fadhilahnya dan biasanya perubahan jadwal kehidupan terjadi luar biasa hal ini perlu menyelaraskan diri dengan berbagai persiapan antara gerak rohani dan fisik.

Kesehatan
Yang dibutuhkan adalah kesiapan fisik yang prima dan penjagaan yang continue.

Memusyawarahkan
Dalam bulan Ramadhan ini juga kita harus bermusyawarah khususnya dengan keluarga (suami/istri/anggota keluarga yang lain) tentang kegiatan-kegiatan bahkan menu yang akan dikonsumsi pada saat buka/sahur, hal ini agar terjadi keselarasan dalam keluarga.

Saudaraku..
Mudah-mudahan dengan persiapan diatas kita lebih bisa mengoptimalkan kesempatan dan waktu dalam beribadah didalam bulan Ramadhan dan membawa perubahan yang lebih baik setelah bulan Ramadhan.

Kesempurnaan hanya milik Allah semata.
Read more...

Tips-tips menyambut ramadhan

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan ramadhan yang penuh kelimpahan kebaikan dan keutamaan, akan dapat dirasakan dan diraih ketika ilmu tentang Ramadhan dipahami dengan baik.p sebagai contoh para generasi awal Islam dahulu sangat merindukan bertemu dengan bulan suci ini. Mereka berdo’a selama enam bulan sebelum kedatangannya agar mereka dipanjangkan umurnya sehingga bertemu dengan Ramadhan.

Saat Ramadhan tiba, mereka sungguh-sungguh meraih kebaikan dan keuataman Ramadhan. Dan ketika mereka berpisah dengan Ramadhan, mereka berdo’a selama enam bulan setelahnya, agar kesungguhannya diterima Allah swt. Kerinduan itu ada pada diri mereka, karena mereka sadar dan paham betul keutamaan dan keistimewaan Ramadhan.

Bagaimana menyambut bulan Ramadhan? Berikut kami hadirkan “8 Tips Sambut Ramadhan” :

1. Berdoa agar Allah swt. memberikan umur panjang kepada kita sehingga kita berjumpa dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal: Puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan. Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadan.” (HR. Ahmad dan Tabrani)

2. Pujilah Allah swt. karena Ramadhan telah diberikan kembali kepada kita. Imam An Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata: ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah swt. kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan.

3. Bergembira dengan datangannya bulan Ramadhan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya setiap kali datang bulan Ramadhan: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).

4. Rencanakan agenda kegiatan harian untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadhan. Ramadhan sangat singkat, karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah swt.

5. Kuatkan azam, bulatkan tekad untuk mengisi waktu-waktu Ramadhan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah swt., maka Allah swt. akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” Muhamad:21.

6. Pahami fiqh Ramadhan. Setiap mukmin wajib hukumnya beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadhan datang agar amaliyah Ramadhan kita benar dan diterima oleh Allah swt. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahu.” Al-Anbiyaa’ ayat 7.

7. Kondisikan qalbu dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs –pemberishan jiwa-. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental, dan jiwa kita siap untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah swt. di bulan Ramadhan.

8. Tinggalkan dosa dan maksiat. Isi Ramadhan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Lembaran baru kepada Allah, dengan taubat yang sebenarnya taubatan nashuha. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” An-Nur:31. Lembaran baru kepada Muhammad saw., dengan menjalankan sunnah-sunnahnya dan melanjutkan risalah dakwahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahim. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, “Manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

Semoga Allah swt. memanjangkan umur kita sehingga berjumpa dengan Ramadhan. Dan selamat meraih kebaikan-kebaikannya. Amin ya Rabbana. Allahu a’lam (io)
Read more...

Rahasia Bulan Sa'ban

Sekedar sharing saja mengenai beberapa rahasia bulan sa'ban yang saya kutip dari dakwatuna.com, semoga bermanfa'at bagi kita semua. Bulan Sya’ban secara urutan bulan hijriah jatuh sebelum bulan Ramadhan. Dalam riwayat Imam Bukhari, Aisyah ra. menceritakan, bahwa Rasulullah saw. selalu memperbanyak puasa di bulan Sya’ban? Bahkan dalam riwayat lain dikatakan bahwa tidak ada bulan melebihi bulan Sya’ban di dalamnya Rasulullah saw. berpuasa. Dalam hadits lain disebutkan bahwa Nabi saw. berpuasa mayoritas hari-hari bulan Sya’ban. Mengapa?

Ada beberapa rahasia di antaranya:

Pertama,
puasa adalah kebutuhan fitrah manusia. Karena itu Allah mewajibkan hamba-hamba-Nya berpuasa. Dalam surah Al Baqarah 183 Allah swt. menyebutkan bahwa puasa tidak hanya diwajibkan kepada umat manusia tertentu tetapi juga kepada umat manusia terdahulu. Ini menunjukkan bahwa puasa merupakan ibadah yang tidak bisa tidak harus dilakukan. Ilmu kedokteran modern membuktikan bahwa dengan puasa pencernaan seseorang akan istirahat dari rasa lelah yang sekian lama terus menerus digunakan untuk mengolah makanan. Maka semakin sering seseorang berpuasa ia akan semakin sehat. Sebab kemungkinan timbulnya penyakit yang seringkali disebabkan oleh makanan akan tercegah secara otomatis ketika ia berpuasa.
Kedua,
bulan Ramadhan adalah bulan diwajibkannya puasa bagi orang-orang beriman. Jadi pengertian ayat: kutiba alaikumush shiyaam itu maksudnya untuk bulan Ramadhan. Karena itu dalam sebuah hadits Nabi menegaskan bahwa di bulan Ramadhan diwajibkan atas orang-orang beriman berpuasa. Adalah suatu persiapan yang sangat strategis ketika Rasulullah selalu memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Ibarat sebuah turnamen, bulan Ramadhan adalah ajang perlombaan beramal saleh, cerminan ayat: “fastabiqul khairaat (berlomba-lombalah dalam kebaikan)” Al Baqarah:148. Karena itu sebelum masuk Ramadhan hendaklah melakukan persiapan-persiapan terlebih dahulu dengan memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Kita semua tahu bahwa para peserta turnamen pasti melakukan persiapan sebulan dua bulan sebelumnya. Itulah rahasia mengapa Rasulullah saw. memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Agar tidak loyo selama bulan Ramadhan. Agar lebih maksimal melaksanakan ibadah-ibadah Ramadhan yang semuanya saling melengkapi untuk mengantarkan kepada ketakwaan.

Ketiga,
ibadah puasa adalah ibadah menahan nafsu. Suatu perjuangan yang senantiasa harus dilakukan oleh orang-orang beriman. Dalam surah An Nazi’at:40 Allah swt. menjelaskan bahwa jalan ke surga adalah dengan upaya terus-menerus membangun rasa takut kepada Allah dan menahan nafsu. Mengapa? Sebab Setan berkerja terus menerus, siang dan malam untuk menjerumuskan manusia ke dalam dosa-dosa. Kerja keras setan ini tidak bisa tidak menuntut kita untuk bekerja keras juga guna mengimbanginya. Orang yang beriman kepada Allah dan hari Kiamat, tentu akan selalu waspada dari godaan setan. Caranya dengan banyak berpuasa. Semakin sering berpuasa, semakin sempit jalan-jalan setan untuk menggoda. Sebab dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa setan seringkali masuk melalui makanan. Maka semakin banyak makan, semakin mudah digoda setan. Karenanya orang yang kekenyangan akan selalu malas beribadah.

Keempat,
Rasulullah saw. adalah contoh pribadi berakhlak mulia. Allah berfirman: “Wainnaka la’alaa khuluqin adhiim (Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar mempunyai akhlaq yang agung)” Al Qalam:4. Maka setiap yang dicontohkan Rasulullah saw. pasti baik untuk kemanusiaan di dunia maupun di akhirat. Tidak ada perbuatan yang dilakukan Rasulullah saw. kecuali membawa manfaat bagi kehiduapan manusia jika diikuti. Dan bila kita teliti secara seksama, menejemen modern yang mengantarkan munculnya negara-negara maju dan perusahaan-perusahaan bisnis kelas dunia, di dalamnya akan kita temukan nilai-nilai universal yang pada dasarnya itu adalah bagian dari ajaran Islam yang dibawa Rasulullah saw. Maka dengan memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, itu sungguh sangat baik dan bermanfaat, tidak saja di dunia tetapi juga di akhirat.

Kelima,
adapun mengenai amalan di pertengahan bulan Sya’ban (nisfu Sya’ban), sekalipun ada sebagian hadits yang dianggap hasan oleh para ulama hadits, tetapi terpenting sebenarnya adalah memperbanyak puasa selama bulan Sya’ban, bukan mengkhususkannya pada pertengahan saja.

Imam An Nasa’i meriwayatkan sebuah hadits dari Usamah bin Zaid tentang rahasia memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, Nabi bersabda: “Bulan Sya’ban adalah bulan yang sering dilalaikan oleh banyak orang, karena itu terjepit antara Rajab dan Ramadhan. Padahal ia adalah bulan di angkatnya amal manusia, maka aku suka ketika amalku diangkat aku sedang berpuasa.” Wallahu a’lam bish shawab.
Read more...

Translation code

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Navigasi

My contact


Your Name
Your Email Address
Subject
Message
Image Verification
Please enter the text from the image
[ Refresh Image ] [ What's This? ]


"Award My Family In Diary"

Check Page Rank of any web site pages instantly:
This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service